Lutim – Paska kunjungannya ke Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin (RS Unhas), Makassar, beberapa waktu lalu, Bupati Lutim, Irwan Bachri Syam, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dengan menyambangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I Lagaligo, Wotu, pada Kamis (13/3), siang tadi. Selain mengecek layanan kesehatan, ia pula ikut memeriksa bangunan fisik gedung yang membutuhkan pembenahan.
Irwan berkeliling sekitar empat jam di area Rumah Sakit, bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD I Lagaligo, dr.Irfan, dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo), Muhammad Safaat DP. Bupati mengecek loket pendaftaran, menanyakan terkait layanan BPJS oleh pasien, memeriksa ruang poli, dan melihat-lihat ke dalam ruang cuci darah, laboratorium, hingga kamar operasi.
Ia pula menyempatkan berbincang dengan seorang pasien yang tengah mengantre hari itu, dan meminta sedikit testimoni juga kesannya terkait kualitas layanan rumah sakit sejauh ini. Sementara, terkait bangunan gedung rumah sakit, Bupati menemukan sudah terdapat banyak bagian plafon hingga atap gedung yang bocor atau rusak.
Beberapa bagian juga menunjukkan rembesan air mulai jatuh langsung ke dalam ruangan. Termasuk yang perlu penanganan segera, adalah bagian ruang operasi yang kerap dikeluhkan para dokter mulai kehujanan.
“Alhamdulillah, saya tadi hampir 4 jam di rumah sakit dan menemukan banyak kendala, terutama kondisi fisik bangunan. Banyak plafon yang rusak dan rembesan air, terutama di ruang operasi (OK). Dokter spesialis yang bertugas mengeluhkan bahwa saat operasi berlangsung, air jatuh dari atas,” ia mengungkap.
Bupati mengatakan perlu banyak perbaikan, tak saja terhadap bangunan fisik gedung, tetapi juga terkait pelayanan hingga peralatan kesehatan yang mulai tak memadai. Ia meminta agar tim pengelola infrastruktur rumah sakit, segera memberikan laporan terkait pembenahan yang dibutuhkan agar secepatnya dapat dicarikan solusi.
“Saya minta semua laporan itu disampaikan kepada saya paling lambat hari Jumat. Setelah itu, kita akan tahu langkah apa yang harus segera dilakukan untuk memperbaiki kondisi rumah sakit ini,” tegasnya. Selain menyoroti RSUD, Bupati juga sempat memberi arahan terkait peningkatan fasilitas kesehatan di tingkat puskesmas.
Ia menyebut bila seluruh puskesmas juga harus dibenahi, agar cakupan layanan kesehatan bisa terjangkau secara luas. “Kita berusaha agar fasilitas puskesmas di daerah, kecamatan, dan desa juga semakin memadai, sehingga pasien tidak perlu dirujuk ke rumah sakit jika bisa ditangani di puskesmas,” pinta Bupati.






