Lutim – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi, pada Jumat (14/3) pagi tadi. Kejadiannya berlangsung cukup cepat, di sekitar pukul 05.27 Wita. Dari rilis data BMKG menunjukkan, titik gempa berada di sekitar Kecamatan Tomoni dengan magnitudo 3,8.
Pusat gempa dilaporkan berada di darat dengan kedalaman hanya sekitar 4 kilometer. Guncangan pula terasa di Malili, meski tak begitu mengkhawatirkan. Menurut BMKG, gempa ini dirasakan pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI) II-III.
Skala ini menunjukkan bila getaran cukup dirasakan oleh beberapa orang, terutama yang tengah berada di dalam rumah. Sementara, skala MMI III menandakan bila getaran dapat terasa berlangsung lebih kuat, seperti ada truk yang melintas di dalam rumah.
“Gempa (UPDATE) Mag:3.8, 14-Mar-25 04:27:01 WIB, Lok:2.50 LS, 120.98 BT (Pusat gempa berada di darat 23 km barat laut Luwu Timur), Kedlmn:4 Km Dirasakan (MMI) II – III Tomoni #BMKG,” tulis laporan BMKG dalam kanal media sosialnya.
Hingga berita diturunkan, terpantau belum ada status laporan mengenai dampak signifikan guncangan atau kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh gempa. Berbeda dari gempa yang berlangsung di seminggu silam, pada Jumat, 7 Februari 2025, yang sempat membuat warga berhamburan keluar rumah.
Patut disadari bahwa gempa bumi di wilayah Lutim memang bukan hal yang asing, mengingat wilayah ini berada di zona sesar aktif yang selalu berpotensi mengalami aktivitas seismik. Oleh karena itu, mengutip BMKG dalam setiap update laporannya di setiap kali gempa berlangsung, “agar masyarakat tetap tenang dan waspada”.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi BMKG, yang dapat diakses oleh masyarakat melalui kanal-kanal media sosial BMKG, melalui situs resmi, atau melalui aplikasi Info BMKG yang tersedia di perangkat mobile.






