Lutim – Suasana Rumah jabatan (Rujab) sudah disesaki warga saat Bupati Luwu Timur (Lutim), Irwan Bachri Syam (Ibas), dan Wakil Bupati (Wabup) Lutim, Puspawati Husler (Puspa), berdiri di hadapan para tamu undangan Buka Puasa Bersama, pada Senin (3/3), sore kemarin.
Sejumlah pejabat di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lutim, juga terlihat hadir. Dus, momen itu dijadikan Ibas untuk menegaskan pesan Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait efisiensi anggaran yang tengah dijalankannya di lingkup kementerian dan lembaga.
Sekaitan dengan agenda itu, Ibas mengatakan tak saja di lingkup kementerian, efisiensi ini telah bersifat instruksional dan mesti dilakukan terhadap seluruh OPD di lingkup daerah. “Efisiensi merupakan instruksi presiden. Kalau saya kembali ke Luwu Timur ini, saya akan mengevaluasi seluruh OPD,” ia mengingatkan.
Beberapa item yang jadi sorotan, kemungkinan bakal menyasar program dan kegiatan yang tak begitu penting, dan terutama, “perjalanan dinas”, sebut Ibas. Pemangkasan ini dilakukan agar program dan kegiatan yang berdampak luas pada masyarakat bisa lebih dimaksimalkan untuk dikerjakan.
“Anggaran daerah harus betul-betul tepat sasaran dan pro-rakyat,” tegasnya. Sehingga, target pelaksanaan prioritas program bisa digenjot agar terlaksana sesegera mungkin. Bila mengacu pada dokumen visi dan misi pasangan Ibas-Puspa dalam masa kampanye di akhir 2024 silam, setidaknya terdapat tiga prioritas program yang menjadi ‘gacoan’ buat pasangan ini.
Tiga kartu sakti merupakan program andalan yang, tak saja dapat berdampak secara luas bagi kesejahteraan warga Lutim, tetapi pula bakal menyerap anggaran lumayan besar agar dapat terealisasi dengan baik.
Ibas menekankan bahwa implementasi ketiga program membutuhkan dukungan penuh dari seluruh OPD. Oleh karena itu, pelaksaannya jelas membutuhkan perhatian serius di tengah pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat, dan kemungkinan adanya program daerah yang tak begitu urgen tapi terlanjur diketuk palu.
Langkah efisiensi anggaran bisa menjadi kunci untuk memastikan program-program tersebut dapat berjalan optimal, dan melalui pengetatan sektor belanja yang tak perlu, “Mudah-mudahan tahun ini sudah ada sedikit yang bisa kami jalankan, dan tahun depan semua bisa terlaksana dengan baik,” harapnya.
Untuk diketahui, tiga kartu sakti, adalah program unggulan pasangan Ibas-Puspa, meliputi Kartu Luwu Timur Pintar, Kartu Luwu Timur Sehat, dan Kartu Luwu Timur Lansia. Kartu Luwu Timur Pintar diperuntukkan bagi pelajar dan mahasiswa terkait akses mereka dalam dunia pendidikan. Para pemegang kartu, secara beragam di setiap jenjang, akan mendapatkan akses untuk seragam sekolah gratis, makan siang gratis, beasiswa S1 hingga S3, pula bantuan pendidikan lainnya.
Kartu Luwu Timur Sehat dapat digunakan oleh para pemegangnya, dalam kemudahan akses layanan, seperti pemeriksaan kesehatan, pengobatan, hingga perawatan di puskesmas dan rumah sakit. Sementara, Kartu Lansia merupakan dana talangan yang diperuntukkan bagi Lansia yang telah berusia di atas 60 tahun, sebesar satu juta rupiah per bulan, dalam upaya menunjang taraf hidup hariannya di masa ketika mereka tak lagi produktif.






