Pasangan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Luwu Timur (Lutim), Irwan Bachri Syam (Ibas) dan Puspawati Husler (Puspa), telah tiba. Mereka melewati gerbang perbatasan Lutim, di Kecamatan Burau, pada Senin (3/3), sekira pukul 13:30 Wita. Saat berpapasan dengan ratusan masyarakat yang antusias menyambut, Ibas merasa deg-degan atau dumba-dumba’.
Hal tersebut diakuinya saat memberi sambutan, untuk sedikit perjamuan istirahat dan prosesi pengalungan bunga, yang berlangsung tak jauh dari area gerbang kota. “Sebelum saya masuk ke perbatasan, dalam hati, saya agak sedikit, apa istilahnya ini, deg-degan. Dumba-dumba orang bilang,” pinta Ibas, di siang itu.
Meski tak begitu jelas, apa yang membuatnya merasa deg-degan, tapi suasana ramai warga, di terik siang yang lumayan membuat gerah, dalam kondisi tengah berpuasa, memang bisa membuat energi terkuras dan tubuh bisa cukup kelelahan hingga gemetar. Tapi, tampaknya bukan itu yang Ibas merasa deg-degan.
Berbicara dengan microphone, ditemani Wabup Puspa, dan istri tercintanya Ani Nurbaeni, ia menyebut saat melihat gerbang Lutim, dirinya sempat merapal sebuah doa hingga membuatnya sedikit deg-degan dan bergetar. Doa itu disebut diujarkannya, agar dapat menjadi harapan saat menginjak lagi tanah Lutim.
“Mudah-mudahan sejak kami menginjakkan kaki, sejak pertama kalinya kami menginjakkan kaki sebagai bupati dan wakil bupati luwu timur, saya, bismillahi wallahuakbar, memohon kepada Allah SWT, semoga kami menjabat bupati dan wakil bupati, kami bisa menjalankan amanah yang rakyat titipkan kepada kami 5 hingga 10 tahun ke depan,” ia menyeru.
Tak hanya berdoa untuk kelancaran aktifitas dan pemerintahannya, ia juga meminta kepada segenap masyarakat yang hadir agar tetap memberikan dukungan mereka. Ibas menuturkan, “Olehnya itu, saya mohon doa ta’ sekali lagi, bantuanta’, dukunganta’ semua, bersama-samaki semua bergandengan tangan, berangkulan semua.”
Ia berharap dalam upaya mewujudkan visi-misi politik yang telah dijanjikan selama berlangsungnya prosesi pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) di setahun silam, tak menemui kendala berarti dan dapat terlaksana dengan baik selama periode kepemimpinan mereka.
“Untuk sama-sama turut mendoakan kami, sehingga apa yang menjadi janji-janji politik kami, kepada seluruh masyarakat luwu timur, dapat kami wujudkan, dan InsyaAllah, tentu akan menjadikan luwu timur, masyarakatnya, bisa menjadi lebih baik,” harap Ibas.






