Ayo Coba Voice Messages Transcripts dari WhatsApp

Hooboe.id – Aplikasi perpesanan WhatsApp memang makin menggoda saja. Setelah meluncurkan fitur Meta AI beberapa waktu silam, kali ini mereka menghadirkan fitur transkripsi pesan suara atau voice message transcripts, yang memungkinkan pengguna membaca isi pesan suara dalam bentuk teks.

Jadi, yang punya kuota data terbatas atau tengah berada di area dengan kualitas jaringan yang kurang baik, bisa memanfaatkan fitur ini agar tetap terhubung dan membaca pesan dari kerabat yang tengah sibuk.

Voice message transcripts adalah versi tertulis dari pesan suara. Fitur ini harus diaktifkan terlebih dahulu agar bisa digunakan. Setelah diaktifkan, penerima pesan dapat melihat transkripsi pesan suara, tetapi pengirim tidak dapat melihat transkripsi tersebut,” tulis pesan layanan WhatsApp ke Hooboe.id, pada Kamis (27/2).

Menariknya transkripsi ini diproses langsung di perangkat pengguna, sehingga tetap aman dengan enkripsi end-to-end. WhatsApp menegaskan bahwa mereka tidak dapat mendengar atau membaca isi transkripsi pesan suara pengguna.

Amat disayangkan, selain fitur ini tidak aktif secara otomatis, ternyata untuk saat ini juga hanya mendukung bahasa Inggris, Portugis, Spanyol, serta Rusia. Bagi pengguna Iphone, dukungan bahasanya bisa sedikit lebih banyak.

Pihak WhatsApp mencatat, “Bahasa Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Portugis, Rusia, Turki, Mandarin, dan Arab didukung pada iOS 16+. Bahasa tambahan berikut didukung pada iOS 17+: Denmark, Finlandia, Ibrani, Melayu, Norwegia, Belanda, Swedia, dan Thailand.”

Bagi mereka yang berbahasa Indonesia tampaknya belum bisa menikmati layanan ini hingga berita dibuat, atau mungkin sedikit-banyak boleh menggunakan bahasa Melayu saja. Biar begitu untuk mencoba fitur ini, bisa dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

Cara Mengaktifkan Voice Message Transcripts

1. Buka aplikasi WhatsApp.

2. Masuk ke Settings (Pengaturan).

3. Pilih Chats (Obrolan).

4. Aktifkan opsi Voice Message Transcripts.

5. Pilih bahasa yang paling sesuai dengan bahasa pesan suara yang sering diterima.

6. Ketuk Set up now (Atur sekarang) atau Wait for Wi-Fi (Tunggu Wi-Fi).

Mengganti bahasa transkripsi, setelahnya bisa dilakukan dengan masuk ke menu Settings > Chats > Transcript language. Namun, WhatsApp memberitahu, bila mematikan fitur ini akan menghapus pengaturan bahasa transkripsi sebelumnya.

Sedikit pengingat untuk pengguna Iphone, diwajibkan mengaktifkan virtual assistantSiri” di handphone mereka. Usai fiturnya diaktifkan, pengguna sudah bisa melihat transkripsi dengan langkah-langkah berikut:

1. Pastikan Voice Message Transcripts sudah diaktifkan.

2. Tekan dan tahan pesan suara yang ingin ditranskripsi.

3. Pilih More options (Opsi lainnya) > Transcribe.

4. Jika transkripsi tidak muncul seluruhnya, ketuk ikon menu terbuka/tutup untuk melihat lebih banyak.

Jika transkripsi tidak tersedia, kemungkinan besar karena bahasa pesan suara berbeda dengan bahasa yang dipilih untuk transkripsi. Atau, karena ada kebisingan di latar suara sehingga mengganggu pengenalan kata yang diucapkan dalam pesan.

Bisa pula bahasa pesan suaranya memang tidak termasuk dalam daftar bahasa yang didukung. Pihak WhatsApp juga mengingatkan, meskipun transkripsi ini bisa sangat membantu, hasilnya mungkin tidak seratus persen akurat.

Akan tetapi, fitur transkripsi pesan suara ini tentu akan sangat berguna, terutama bagi pengguna yang ingin membaca isi pesan suara tanpa harus mendengarkannya. Malah, juga bisa berperan urgen bagi mereka yang memiliki gangguan pendengaran agar tetap bisa berkomunikasi dengan lebih mudah.

Related Posts

Mahasiswa KKN Unhas Dorong Digitalisasi Desa Lagading lewat Sosialisasi Penataan Administrasi Berbasis Google Looker Studio

Sidrap, Desa Lagading – Kegiatan sosialisasi penataan administrasi desa berbasis digital dilaksanakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kantor Desa Lagading, Kecamatan Pitu…

Simak Perbedaan Terduga, Tersangka, Terdakwa, dan Terpidana

Hooboe.id – Santer di sebuah group perbincangan tentang perbedaan antara terduga dan tersangka. Persoalannya bermula dari sebuah kasus kekerasan seksual yang tengah diusut di Luwu Timur (Lutim). Selain dua istilah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Mahasiswa KKN Unhas Gelar Program Pembinaan Dasar Baca Tulis Huruf Arab sebagai Upaya Mengurangi Buta Huruf Arab di Desa Lagading

  • By Admin
  • January 22, 2026
Mahasiswa KKN Unhas Gelar Program Pembinaan Dasar Baca Tulis Huruf Arab sebagai Upaya Mengurangi Buta Huruf Arab di Desa Lagading

Mahasiswa KKN Unhas Dorong Digitalisasi Desa Lagading lewat Sosialisasi Penataan Administrasi Berbasis Google Looker Studio

  • By Admin
  • January 20, 2026
Mahasiswa KKN Unhas Dorong Digitalisasi Desa Lagading lewat Sosialisasi Penataan Administrasi Berbasis Google Looker Studio

Mahasiswa KKN-T Gelombang 115 Universitas Hasanuddin Laksanakan Sosialisasi Pembuatan Filter Air Sederhana untuk Warga Desa Lagading

  • By Admin
  • January 20, 2026
Mahasiswa KKN-T Gelombang 115 Universitas Hasanuddin Laksanakan Sosialisasi Pembuatan Filter Air Sederhana untuk Warga Desa Lagading

Pemda Lutim dan IAIN Palopo, Jalin Kerjasama Peningkatan Mutu Keagamaan di Daerah

  • By Admin
  • March 18, 2025
Pemda Lutim dan IAIN Palopo, Jalin Kerjasama Peningkatan Mutu Keagamaan di Daerah

CASN Lutim Unjuk-Rasa, Prabowo Percepat Pengangkatan CPNS dan PPPK

  • By Admin
  • March 18, 2025
CASN Lutim Unjuk-Rasa, Prabowo Percepat Pengangkatan CPNS dan PPPK

Rapat Pleno TPKAD Sulsel, Wabup Lutim Ingat Pesan Kembangkan UMKM

  • By Admin
  • March 18, 2025
Rapat Pleno TPKAD Sulsel, Wabup Lutim Ingat Pesan Kembangkan UMKM